Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menelusuri Demokrasi dalam Kehidupan Keluarga, Sekolah, Masyarakat dan Bernegara

Demokrasi di Indonesia

Wahai sobat. Sejenak telah kita renungi bersama tentang sekelumit pena beberapa saat yang lalu, tentang Pemerintahan suatu negara dan terpilihnya Presiden Republik Indonesia ke-7 Bapak Ir. Joko Widodo berpasangan dengan Drs. M. Jusuf Kalla. Menilik uraian yang Ane tuliskan, dapat kita ambil hikmah dan pelajaran dalam kehidupan ini. Salah satunya adalah makna "DEMOKRASI". Apakah makna arti demokrasi? Sebenarnya apa tujuan demokrasi dalam kehidupan ini? Prinsip prinsip apa saja yang terkandung dalam kaidah demokrasi? Kalau memang dirasa penting bagi kehidupan ini, sudahkah kita melaksanakan demokrasi seutuhnya? Apa sekedar memaknai demokrasi sebatas kepentingan pribadi, golongan atau kelompok atau memang untuk kepentingan bangsa dan negara ini? 

Wahai sobat. Tentunya kalian masih teringat jelas bahwa kehidupan demokrasi dalam tingkatan dasar adalah di lingkungan keluarga. Sebagai contoh. Ketika saatnya liburan sekolah, orang tua memberikan arahan rencana untuk melakukan study kehidupan di alam bebas berupa kunjungan ke alam. Ada beberapa opsi, misal dari tempat tujuan, waktu pelaksanaan, kegiatannya nanti apa saja, memerlukan pendanaan berapa dll. Kesemuanya jika disampaikan dalam musyawarah keluarga, tentunya semua anggota keluarga akan mempunyai hak untuk menyampaikan pendapatnya. Jika itu sudah dilaksankan dengan baik di lingkungan keluarga, maka itulah penerapan demorasi dalam lingkungan keluarga. Masih banyak contoh yang lain. (silakan kalian cari dan renungkan).

Wahai sobat. Dalam kehidupan ini, manusia diciptakan oleh Sang Kholiq sebagai makhluk sosial. Itu artinya, untuk mewujudkan faedah dalam kehidupannya, setiap insan "wajib" bekerjasama dengan insan yang lain. Seperti halnya berbagai keputusan penting dalam kehidupan ini. Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, makna penerapan demokrasi dapat dilaksanakan dengan prinsip dasar belajar dalam kehidupan rumah tangga seperti halnya contoh di atas. Namun yang paling penting dari semua itu, makna demokrasi akan bisa terlaksana dengan baik jika setiap tatacara, aturan main dalam melaksanakan "demokrasi" itu sendiri harus berdasarkan keikhlasan kepada Sang Kholiq membawa kemashlahatan kebaikan, tidak berdasar kepentingan pribadi, golongan atau kelompok. Itulah hakikat makna demokrasi. Baca artikel ini sebagai contoh pelaksanaan demokrasi di Indonesia.
Sahilluqman
Sahilluqman Hanyalah seorang blogger yang ingin bermanfaat untuk sesama

Berlangganan via Email