Benarkah Google Tidak Butuh Backlink untuk Trafik Sebuah Situs?

Pentingkah Backlink untuk Blog Kita

Sobat. Dalam perkembangan algoritma google saat ini, sedikit banyak bisa memberikan gambaran kepada rekan-rekan semua.

Terlebih lagi, kesesuaian antara algoritma google saat lalu dengan sekarang juga harus difahami bersama. Tidak sekedar menerapkan cara lama guna meningkatkan trafik penilaian mesin pencari, terlebih google, namun juga harus diimbangi dengan pengetahuan akan "keinginan" dari sang pemilik search engine, baik Google, Yahoo atau mesin pencari yang lain.

Dari berbagai bahasan dan uraian dari beberapa situs, ada yang mengatakan bahwa "sudah tidak zamannya backlink", atau ada pula yang artikel dengan judul "backlink sudah tidak berguna untuk trafik situs" dll. Dari penjelasan yang disampaikan para rekan-rekan tersebut, sedikit banyak "memang" perlu diapresisasi.

Namun demikian, pada dasarnya peningkatan atau penurunan trafik sebuah situs website di dalam mesin pencari tidak sekedar dipengaruhi oleh backlink semata. Namun juga berkesinambungan dengan faktor yang lain.

Beberapa hal yang sering salah difahami oleh rekan-rekan blogger khususnya (pemula seperti Ane) adalah bahwa indeks mesin pencari terhadap situs yang kita miliki hanya berdasar pada faktor eksternal saja, dalam hal ini backlink. Secara sederhana diilustrasikan sesua gambat di bawah ini:
backlink terhadap trafik situs
Namun apakah sobat sudah membaca algoritma google terbaru saat ini terkait faktor yang bisa mempengaruhi trafik sebuah situs?

Walaupun backlink saat ini sudah tidak menjadi faktor paling uatama, namun anggapan bahwa goole tidak memerlukan backlink dalam memberikan penilaian terhadap sebuah situs juga bukan pendapat yang sepenuhnya benar. Berikut pernyataan seorang Google Master dunia terkait hal ini:
"Our advice for publishers continues to be to focus on delivering the best possible user experience on your websites and not to focus too much on what they think are Google’s current ranking algorithms or signals. Some publishers have fixated on our prior Panda algorithm change, but Panda was just one of roughly 500 search improvements we expect to roll out to search this year. In fact, since we launched Panda, we’ve rolled out over a dozen additional tweaks to our ranking algorithms, and some sites have incorrectly assumed that changes in their rankings were related to Panda. Search is a complicated and evolving art and science, so rather than focusing on specific algorithmic tweaks, we encourage you to focus on delivering the best possible experience for users“.
Dalam penjelasan tersebut, sudah sangat jelas sekali bahwa salah satu faktor penting dalam meningkatkan pembacaan search engine ke sebuah situs atau blog adalah maksimalnya optimasi SEO Onpage serta adanya keterkaitan dengan backlink. Namun demikian, untuk saat ini backlink memang sudah tidak lagi menjadi faktor penentu di dalam peningkatan sebuah situs di dalam algoritma search engine, khususnya google.
faktor pembacaan situr di mesin pencari
Bahasa sederhananya, backlink tetap saja masih berpengaruh terhadap pembacaan mesin pencari terhadap sebuah situs atau blog. Namun, faktor penentu yang paling terkini sesuai dengan algoritma Google (selaku mesin pencari nomor wahid saat ini) tetap memberikan sumbangsih terhadap trafik sebuah situs.

Kesimpulan

Peningkatan trafik sebuah situs didasari atas pembacaan (indeks) yang telah dilakukan oleh search engine. Pembacaan yang dilakukan tersebut didasarkan pada kualitsa sebuah situs atau blog. Sedangkan kualitas sebuah situs tidak sekedar dinilai dari adanya backlink yang banyak, namun yang terpenting saat ini adalah optimasi SEO Onpage dengan kualitas nomor wahid-nya adalah kualitas konten. Sejauh konten yang kita tulisakan di dalam situs atau blog kita berkualitas, maka itu sudah memberikan optimasi paling utama di dalam pembacaan mesin pencari.

Silakan baca cara membuat sebuah situs berkualitas dan disukai goole sesuai dengan perkembangan algortima Google saat ini.

Semoga bermanfaat. Salam
(http://forumblogindo.blogspot.com/).

5 Responses to "Benarkah Google Tidak Butuh Backlink untuk Trafik Sebuah Situs?"

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. nasib..nasib...udah miskin backlink..kontennya juga gak berkualitas...itulah nasib blogkku. Ya sudah..nunggu Jokowi bikin algoritma sendiri :)

    BalasHapus
  3. maaf ni ya gan ,saya nanya berdasarkan artikel agan ini karena saya jadi bingung setelah berburu backlink trus dapet artikel ini

    1 nurut agan pribadi masih perlukah kita berburu backlink ?
    2 kalo jawabannya masih ,nurut agan bagusan mana antara menyebar link situs kita atau link artikel kita ?


    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut pendapat saya, backlink memang masih perlu. Namun perlu diingat, peran backlink dalam memeringkat situs bagi Google sudah terlalu signifikan. Lebih baik cari backlink yang memang benar-benar natural namun berasal dari situ dengan kualitas dan peringkat bagus.

      Kalau menyebar link, saya rasa mending nyebar artikel aja. Karena menyebar link dapat menyebabkan "fokus link" blog utama menjadi terpecah. Itu prinsip SEO link juice.

      Media marketing yang pas, akan sangat membantu jualan produk kita, apapun wujudnya..

      maaf kalo kurang memuaskan. salam

      Hapus

Hanya sebagian kecil komentar yang disetujui. Jangan membuang waktu Anda jika hanya untuk melakukan "spam" di Forum Blogger Indonesia ini. So, komentar yang Anda tuliskan menunjukkan tingkat kualitas diri Anda.

Salam blogger

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel