5 Faktor Penentu Halaman Pertama/Pageone Google 2018

5 Faktor Penentu Halaman Pertama/Pageone Google 2018

Lima Faktor Utama Penentu Peringkat Blog di Halaman Hasil Pencarian (SERP) Google.

Apa yang Anda perbuat untuk memperoleh rangking satu di Google? Apakah menerapkan SEO? Namun, bagi saya, SEO tidaklah satu-satunya faktor penentu.

Coba renungkan perkataan saya tadi. Andai kata, seluruh blogger di dunia ini sama-sama menerapkan tips dan trik seo di blognya, apakah nantinya akan memperoleh peringkat pertama semua? Apakah Anda juga akan berfikir Google akan "kebingungan" menentukan peringkat blog tersebut?

Olehkarena itu, berdasarkan hasil "semedi" dan pengalaman serta pengamatan, setidaknya ada enam faktor utama dalam penentuan rangking SERP Google, yaitu Kualitas Konten, Template Blog SEO & User Friendly. Pada bagian Kualitas konten saya fokuskan lagi menjadi pengulangan kata kunci/keyword, originalitas dan apa adanya, jujur (tidak memanupulasi Google)!

Ke-5 Penentu Utama Peringkat Blog di Pencarian Google itu adalah:
  1. Konten Berkualitas 
  2. Originalitas 
  3. Penggunaan Kata Kunci secara Tepat 
  4. Template Blog 
  5. Apa adanya/ Tidak memanipulasi Google 

5 Faktor Halaman Pertama/Pageone Google

Penentu Peringkat Google #1: Artikel Berkualitas!

Konten is king, konten adalah raja. Pepatah yang sering diucapkan para blogger ini memang benar adanya. Konten, isi, atau posting (tulisan) adalah raja. Artikel berkualitas merupakan faktor penentu utama peringat blog di hasil pencarian Google.
Tips, teknik, atau trik SEO blog terbaik tidak lain adalah menulis Konten Berkualitas. Kualitas artikel yang saya maksud meliputi beberapa parameter utama, diataranya, kebaharuan (fresh), aktualitas, unik, orisinalitas, lengkap, dan "enak dibaca" oleh visitor.
Lebih jelasnya, silakan baca selengkapnya: 5 Ciri Artikel Berkualitas untuk Pageone Google

Selain daripada itu, dalam konsep penulisan artikel ada sebuah semboyan, yakni user friendly (ramah pengguna). Kata user freindly ini tidak saja dari segi desain tampilan, namun juga artikel di dalamnya. Untuk memperoleh gambaran penting dan contognya, Anda bisa belajar banyak kepada NN Group soal usability web (blog) agar enak dibaca dan membuat pengguna merasa nyaman dan betah menikmati sajian yang Anda berikan.

Contoh lain dari segi tampilan konten misalnya, viewable teks di artikel dalam satu paragraf jangan terlalu banyak. Satu paragraf optimal diisi lima baris. Makin sedikit kalimat dalam satu alinea, makin enak dibaca. Biar mudah dan langsung praktik, lihat saja deh, misalnya, situs BBC Indonesia. Atau setidaknya pola yang saya gunakan dalam setiap penulisan artikel di blog ini.

Saya kira pola yang saya sampaikan ini Anda sudah faham.

Merujuk pada faktor pertama page one Google, Content is King. Acap kali kita temui blog "asal jadi", bisa dibilang asal nulis dan gak mikirin SEO misalnya, bahkan templatenya bawaan blogger (default), nyatanya bisa berada di peringkat pertama Google.

Kenapa bisa seperti itu? Karena, kontenya berkualitas, lengkap, asli tulisan sendiri.

Penentu Peringat Google #2: Originalitas

Keaslian/originalitas juga menjadi faktor penentu halaman 1 Google sebuah artikel. Seperti yang saya sampaikan di atas, bahwa mesin pencari Google menginginkan sesuatu yang fresh, baru dan memberikan kemanfaatan kepada pembaca.

Namun sayangnya, originalitas sering kali disalah tafsirkan bagi sebagian orang. Original yang saya maksud adakah sisi keunikan yang menyesuaikan Algortima Google. Banyak sekali orang yang hanya memanfaatkan tools check duplikasi konten untuk menentukan apakah artikel itu sudah bagus dan untuk atau belum.
Padahal, rumus sederhananya adalah artikel unik belum tentu artikel tersebut bebas plagiarism. Banyak artikel yang bebas plagiarism namun kenyataanya tidak unik, wal hasil tidak bisa halaman 1 Google; dan ini fakta yang ada.
Dari pemahaman yang salah tersebut, banyak sekali pra blogger yang melakukan rewrite ulang artikel blog orang lain. Bahkan, tidak sedikit pula dari mereka menggunakan tools rewriter gratisan.

Endingnya, apabila Anda mampu menyajikan artikel dengan konsep keterbaruan dan keunikan versi Google, mereka membalasnya dengan posisi nomor 1 halaman pertama.

Penentu Peringat Google #3: Keterkaitan Keyword dan Penyebutannya Kata Kunci secara Tepat

Salah satu cara mendapatkan kata kunci potensial di artikel adalah melalui riset keyword. Contohnya, model scrannable Google juga pada Judul artikel. Karena pada judul artikel itu menggunakan kata yang saling berkaitan satu sama lain dan isi artikelnya memang membahas tentang apa yang judul artikel itu sebutkan.

Dilakukan perulangan kata kunci pada setiap kata namun jika masih saja ketemu satu sama lainnya dan cocok dengan pembahasan maka tetap saja artikel itu nangkring di depan. Itulah mengapa visitor yang banyak mudah untuk didapatkan. Jadi, pada poin penjelasan ini faktor pertama ada pada cara Anda menyebutkan kata kunci.

Penentu Peringat Google #4: Template Blog Fast Loading

Poin utama kedua setelah konten sebagai faktor penentu rangking satu Google adalah desain tampilan. Desain tampilan yang saya maksud adalah secara makro (umum). Secara khusus, maksud saya adalah "template, theme atau desain tema yang kita gunakan".

Hal ini tidak "ngoyo woro" alias omdo doang. Nyatanya Google juga memberikan saran: Make your blog load faster!. Apabila blog Anda lemot (berat) saat dibuka, yang berdampak pada loading lebih dari 4 detik, maka blog Anda akan sering kena "bounce back", ditinggalkan pengunjung, lalu diabaikan Google. Lebih tepatnya lagi ada istilah "bounce rate" yang tinggi, dan itu sangat berpengaruh pada penilaian Google.

Baca: Cara Mempercepat Loading Blog.

Sehingga, konartikel berkualitas tetap harus disokong oleh Template Blog SEO & User Friendly, yaitu fast loading (tampil cepat, ringan), nyaman di mata, "tidak over colour dan berantakan", dan mobile friendly/responsive. Pada prinsipnya, faktor estetika akan menjadi modal kedua setelah pemilihan desain template ideal blog Anda. Jangan terlalu berlebihan dalam memasang widget dll.

Penentu Peringat Google #5: Jangan Memanipulasi Google/Search Engine

Siapapun itu, termasuk Google akan geram dengan website yang polahnya cuma memanipulasi, menipu mesin pencari.

Dari situlah google, akan memnalasnya dengan memberikan sebuah peringatan dan hukuman berupa penalty. Bentuk penalty paling menohok adalah penurunan rangking blog Anda.

Beberapa penyebab paling banyak adalah manupulasi mesin pencari adalah menebar link sana sini, over backlink tak berkualitas. Pada dasarnya, memperbanyak backlink berkualitas rendah merupakan jalan menuju kemunduran kredibilitas. Pola yang Anda lakukan itu bisa dianggap sebagai pola manipulasi.

Saya tegaskan sekali lagi, Google "jaman now" sudah berbeda dengan tempo dulu. Mereka semakin memperketat dan memperbarui berbagai algoritmanya, sehingga semakin lebih canggih dan akurat.

Kalau memang backlink bisa menjadikan sebuah artikel bisa berada pada peringkat pertama google maka semua orang sebaiknya mencari backlink saja.Tidak usah memberikan nilai plus untuk google. cukup backlink saja sana sini.

Di tahun 2018 ini, backlink tidak lagi menjadi penentu utama untuk mendapatkan rangking 1 Google.

Demikian sekilas informasi mengenai 5 Faktor Halaman Pertama/Pageone Google 2018. Semoga bermanfaat, dan jangan lupa share info ini jika dirasa bermanfaat, salam sukses buat kita bersama.

1 Response to "5 Faktor Penentu Halaman Pertama/Pageone Google 2018"

Hanya sebagian kecil komentar yang disetujui. Jangan membuang waktu Anda jika hanya untuk melakukan "spam" di Forum Blogger Indonesia ini. So, komentar yang Anda tuliskan menunjukkan tingkat kualitas diri Anda.

Salam blogger